Cukuplah Bersamaku
Denyut nadi mendebarkan tubuhku
Tempias-tempias depan rumahmu sangat menggemparkan relung
hatiku
Kau bilang, “Semua akan indah pada waktunya.”
Benarkah demikian? Batinku
Ketika raga sudah berpisah
Hanya menyisakan lubang-lubang kelam kenangan
Akankah bahagia menghampiri hatiku yang sunyi?
Bisa kah kau janjikan kebahagiaan untukku?
Ah, maaf.
Aku sungguh lupa
Hatimu kan sudah pergi
Bersama langkah-langkah iblis itu
Pintaku terlalu keras
Terlalu naif
Iblis itu jelas lebih menggodamu
Daripada harus di sini dengan seonggok air mata
Aku cengeng memang
Tak seperti dia yang tegar
Tapi tangisku hanya untukmu
Bukti kasihku padamu
Kembalilah
Mari kita nikmati tempias-tempias air itu bersama
Di bawah sinar rembulan malam
Dan gemerlap bintang
Kita rajut kisah kembali
Melupakan iblis dan semua wanita yang menggodamu itu
Cukuplah bersamaku
Komentar
Posting Komentar