Aku Tetap Menunggu
Aku hanya menganggap ia sebagai seorang sahabat, tidak lebih. Aku hanya ingin berteman, karena aku belum siap untuk patah hati. Terlebih tidak ada kata pacaran dalam kamusku. Aku takut bila terlontar kata-kata itu dari dirinya “Akun ingin kita lebih dari sekedar sahabat.” Selalu terngiang-ngiang di benak, namun semoga saja tidak pernah terlontar dari mulutnya d an hanya menjadi kalimat lalu dikepalaku. Aku takut untuk kelihanga n, dia sahabat terbaik ku. _____________ Sudah beberapa hari aku menjaga jarak dengan Andrea, aku tidak ingin dia semakin dekat dan intens terhadapku. Sungguh aku tidak membayangkan tentang hal-hal yang berkelebat di bayanganku. Dan ternyata benar saja. “Besok kita lihat sunset , ya. Jangan lupa untuk berdandan cantik. Sudah lama kita tidak melihat sunset bersama.” Tiba-tiba Andrea melintas di depan rumahku. Sepertinya baru saja kembali dari menangkap ikan. Terlihat tangannya penuh dengan ikan-ikan....