Malas Menuntut Ilmu? Simak Ini Yuk!
Serangan malas mungkin masih sering terjadi diantara kita. Suka tiba-tiba banget mau ini itu tapi mager. Punya deadline yang udah mepet banget tapi mendadak mood ancur dan berujung malas berkepanjangan. Atau tiba-tiba mager mau main? Eh ada nggak sih yang mager kalo diajak main. Semisal ada, kalo magernya untuk main ke mall dan semacamnya mungkin its oke. Bahkan itu hal yang positif. Tapi kalo magernya untuk menuntut ilmu?
Tunggu-tunggu. Orang bisa mager biasanya karena apa ya? Menurutku pribadi, seseorang nisa mager karena dia belum paham atas pekerjaannya dan belum mengetahui akan tujuan melakukan itu. Makanya ketika mager melanda, dia tidak bisa melawan. Dan berakhir leha-leha serta pekerjaan dibiarkan tebengkalai hingga menumpuk.
Tapi kalo perihal menuntut ilmu kan wajib yahh.. Kalo kita mager nanti belajarnya gimana dong. Padahal setiap aspek kehidupan kan ada ilmunya. Bisa-bisa 'pekerjaan' kita tertolak bila dikerjakan tanpa ilmu. Kita pun jadi tidak paham mengenai segala aspek yang meliputi pekerjaan itu. Alhasil pekerjaan yang dikerjakan hanya seadanya dengan bermodal pengetahuan pribadi yang alakadarnya yang padahal belum tentu tepat. Nah ini dia, ada sedikit kalimat dorongan yang bisa dijadikan pemicu ketika mager sedang melanda. Selamat membaca dan jangan lupa diresapi.
"Siapa yang berjalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga." (HR Muslim)
Ketika kita berjalan selangkah dua langkah untuk menghadiri majelis ilmu, maka sejarak itu pula Allah akan memudahkan jalan kita kelak di surga-Nya. Bayangkan ya, untuk masuk surga saja sudah entahlah, tapi ketika kita berjalan untuk menuntut ilmu, Allah sudah berjanji akan memudahkan jalan kita. Siapa nih yang nggak mau?
"Siapa saja yang mengajak orang kepada suatu jalan kebaikan, maka ia mendapat pahala sebanyak pahala orang yang mengikuti dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikitpun." (HR Muslim)
Dapat dianalogikan seperti ini. Ketika kita menulis artikel atau tips sederhana mengenai cara menyembuhkan migraine, dan ada orang-orang yang mempraktekkan maka pahala sudah mengalir kepada kita. Karena kita sudah menyediakan jalan atau mengajak kepada jalan-jalan kebaikan. Lantas bagaimana perhitungannya bila artikel yang kita share mengenai ilmu akhirat? Bisa menduga kah? Tapi yang pasti hal itu sudah bisa menjadi pemberat timbangan amal kita.
"Jika mati manusia, terputuslah amalnya kecuali tiga hal, shadaqah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shaleh yang mendoakan dirinya." (HR Muslim)
Seperti yang dijelaskan di point sebelumnya bagi siapa yang menebar atau memberikan informasi kebaikan dari ilmu-ilmu yang dimilikinya, maka ketika ilmu kebaikan itu diamalkan oleh orang lain, kita akan terus mendapat pahalanya. Karena mengajak orang untuk melakukan kebaikan.
“Siapa yang keluar rumah untuk menuntut ilmu, ia berada di jalan Allah hingga kembali.” (HR At Tirmidzi)
Allah akan menaungi para penuntut ilmu yang keluar rumah. Hingga bisa dikatakan bahwa ketika sedang perjalanan menuntut ilmu dan belum sampai tujuan ataupun ketika pulang namun belum sampai rumah, dan ternyata ajal menjemput kita maka kita termasuk golongan yang meninggal di jalan Allah.
“Para malaikat selalu membentangkan sayapnya menaungi para penuntut ilmu karena senang dengan perbuatan itu, dan orang alim dimintakan ampunan oleh penduduk langit dan bumi dan ikan-ikan di dalam air. Kelebihan orang alim atas ahli ibadah bagaikan kelebihan cahaya rembulan atas cahaya bintang.” (HR Abu Daud)
Majelis ilmu bisa dikatakan sebagai taman-taman surga Allah. Karena ketika bermajelis ilmu, malaikan ramai-ramai turun ke bumi dan menanungi majelis terebut. Tepat seperti yang terdapat pada hadits diatas. Malaikat yang turun tidak hanya sekedar menaungi, mereka pun ikut mendoakan kita, jadi ketika berada di majelis ilmu kita dianjurkan untuk banyak berdoa. Dengan alasan agar malaikat ikut meng-amin-kan doa kita dan menjadi wasilah doa kita terkabul.
Adakah yang menolah untuk dinaungi para malaikat? Atau adakah yang menolak untuk menerima doa dari penduduk langit dan bumi serta ikan-ikan di laut? Sudah pasti tidak aka nada yang menolak. Dan inilah kesempatan emas kita. Untuk banyak hadir majelis dan siap-siap untuk mendapat doa-doa dari malaikat dan ampunan Allah.
Sudah jelas ya, bahwa kalimat diatas bukan sekedar sembarang kalimat. Kalimat-kalimat diatas merupakan hadits-hadits yang shahih. Dan sudah pasti sangat dianjurkan untuk diamalkan. Dengan memahami makna-makna dari setiap hadits semoga bisa menjadikan kita lebih terpacu untuk menuntut ilmu. Apapun ilmu itu, niatkanlah untuk membantu ummat dan menolong agama Allah.
Yuk refleksikan diri. Lalu masukkan poin kalimat diatas kedalam diri. Lalu jadikanlah kalimat diatas sebagai pendorongmu ketika lemah. *bukan kamu aja deng, tapi aku juga Yang sedikit ini semoga bermanfaat ya. Kalo ada salah-salah kata, yuk boleh langsung colek-colek. Oh iya, untuk sumber materi, aku dapat dari rangkuman atau review materi kajian bersama Ustadzah Meti Astuti di dalam program kelas Bengkel Diri milik Ummu Balqis. Jadi insyaAllah aman dan tidak sembarang tulis ya.
Terimakasih bagi yang sudah membaca. Semoga Allah selalu merahmati kita semua.
Masya Allah... Mengingatkan diri untuk belajar dengan niat yang benar. Agar Allah ridho. Amin
BalasHapusTerima kasih untuk mba viandry, sudah mampir ... semoga bermanfaat dan semakin semangat untuk menuntut ilmunya ya
HapusMaa sya Allah, Kak. Bermanfaat banget nih pagi-pagi dikasih asupan gizi hati😊
BalasHapusAllhamdulillah bila bermanfaat. Semoga semangatnya kian terpacu ya:)
HapusPenyemangat di hari Jumat
BalasHapusWah MasyaAllah ... tapi semangatnya harus on terus ya hingga akhir pekan atau kalo bisa semangatnya jangan pernah padam nih, hihi ...
Hapusmasyaallah sangat menginspirasi kak jadi pengen buat
BalasHapusYuk kak, langsung eksekusi:D
HapusSebuah pengingat buat diriku yang sering mager ngapa-ngapain. Makasih, Kak atas tulisannya!
BalasHapusSetiap tulisan yang ditulis udah pasti untuk me reminder diri sendiri juga mba, hihi ...Ayo semangat!
HapusAku syadu :v
BalasHapusTernyata mampir juga, makasih lo udah mampir:D
HapusAamiin allahun aaamiin terima ksh sudah mengingatkan. Jadi semangat menuntut ilmu lagi
BalasHapusTerima kasih kembali kak, harus semangat terus pokoknya
Hapus