Alasan Menulis
Semua orang terlahir dengan kepribadian masing-masing, dan
aku diciptakan Allah dengan kepribadian introvert. Dimana sangat tidak mudah
untuk berbaur dan mengenal teman baru. Dengan teman lama pun masing suka ada
jarak dan rasa sungkan. Apalagi dengan orang-orang baru. Bisa-bisa hanya
mematung seharian suntuk. Mungkin di antara kalian ada juga yang berkepribadian
introvert sepertiku. Kadang lelah bukan, ketika ingin berkenalan dengan kawan
baru lalu berakhir dengan sesuatu yang tidak menyenangkan. Akhirnya urung dan
menutup diri.
Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk melarikan
diri dari realitas kehidupan yang terkadang memuakkan. Bagiku sendiri, aku suka
menulis. Ketika apa yang kusampaikan tidak perlu menunggu persetujuan orang
lain dan melihat wajahnya terlipat karena ucapanku yang kurang tepat. Rasanya lega,
ketika bisa menjadi diri sendiri dan melepas atribut malu serta menutup diri. Lalu
menjelma menjadi sosok yang bebas sebebas-bebasnya terbang ke sana kemari. Tidak
hanya sebagai pelarian, aku menyukai menulis pun karena hal-hal di bawah ini
juga.
Pertama.
Menyalurkan ide. Aku terlampau menyukai menonton film. Tak terkira
banyaknya berapa film yang sudah habis aku tamatkan. Layar lebar, series? Sudah
semua. Dengan banyaknya melihat adegan dan alur serta macam-macam latarbelakang
karakter membuat otakku membludak dengan berbagai ide-ide. Terasa ingin membuat
cerita serupa. Penggabungan dua ide atau lebih dari banyak film yang aku
tonton. Membutuhkan tempat untuk menyalurkan apa yang aku rasakan melalui film.
Melalui music? Ah tidak, aku tidak bisa. Bernyanyi? Apalagi. Yang paling
realistis bagiku ya menulis. Akhirnya aku menulis untuk menuangkan ideku. Berupa
puisi, cerpen, quotes maupun novel.
Kedua.
Memperluas pengetahuan Selain menonton film, aku juga
menyukai membaca buku. Mungkin tak sebanyak film yang aku tonton tapi rasanya
cukup untuk menjadikanku gila buku dan menarikku ingin mencicipi sensasi
mengoyak hati para pembaca. Sebelum memutuskan ingin mengikuti jejak penulis
yang aku suka, aku banyak-banyak membaca dahulu. Layalnya seorang balita yang
bisa berbicara harus banyak-banyak mendengar dahulu agar terekam dalam otak dan
bisa dikeluarkan kembali dalam bentuk informasi. Aku pun demikian, maka dari
itu alasanku menulis bisa memperluas pengetahuan dan memicuku untuk membaca
lebih dan lebih agar mengelurkan output yang tidak main-main.
Ketiga.
Melatih skill. Yang ketiga yakni sebagai ajang melatih skill
menulis. Aku seorang mahasiswa, yang dalam beberapa semester ke depan akan
menghadapi skripsi dan pernak-pernaknya. Maka, dari sekarang harus melatih
skill kepenulisan. Agar mampu menuangkan ide dengan baik dan runut. Lancar, to
the point dan tidak berbelit. Serta melatih otot jari-jari agar tidak kaget
dengan kegiatan banyak menulis pada nantinya,
Keempat.
Menebar manfaat. Aku suka untuk mengikuti kajian maupun
seminar-seminar. Rasanya eman-eman bila menyimpan ilmu itu sendirian. Ketika memutuskan
ingin membagi ilmu, maka aku memerlukan media. Hendak melalui suara dan video
atau tulisan. Dan ya, aku memlilih tulisan. Semua media tak akan pernah lekang
oleh waktu. Mau video, audio, ataupun tulisan. Tapi aku nyaman dengan
ketersembunyian diriku. Maka aku bertekad menebar manfaat melalui tulisan.
Itulah beberapa alasan mengapa aku menulis. Mungkin agak
nyleneh, tapi ya demikianlah alasanku menulis. Mungkin tidak sama dengan
kalian, tapi its oke, kita memiliki proses perjalanan masing-maisng. Serta
kepekaan diri yang berbeda-beda.
Aku setuju dengan pendapat ini
BalasHapusMasyaAllah, alhamdulillah
Hapussemoga kita istiqomah menulis ya kak ^^
BalasHapusAamiin aamiin ya Allah
HapusSama banget awal suka banget nulis karena introvert juga, jadi apa2 enakanya dicurahin ke tulisan hihi
BalasHapusBener banget nih kak, rasanya lega kan waktu bisa menuangkan beban di otak tanpa harus repot repot menyampaikan ke orang lain
Hapus