Kehilangan

 


Berat dirasa pundak ini

Air mata mengalir deras

Tubuh dingin

Dibayang-bayangi kelamnya malam

 

Kau berdiri dipojok ruang

Menanti-nanti kabar kebahagiaan

Kau mencari tenang

Ditengah ributnya kehidupan

 

Kau kuat

Tubuhmu tak perlu sekokoh baja

Tanganmu tak perlu kekar

Asal hatimu sekuat luasnya bumi dan langit

 

Kuat tak berarti tanpa tangis

Tapi mampu untuk bangkit

Dan melepas luka

Menerima dengan penerimaan terbaik

Walau diuji dengan kehilangan


Semarang, 19 September 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Diri Kita Seorang Introvert?

Untuk Kalian

Teringat Kembali