Ku Tunggu
Terbayang sendu kutatap mata legammu
Harapku cemas menunggu kedatangan sang pujaan
Mata ini pun sudah sembab
Pikiranku kelimpungan berpikir kau tak akan pulang
Makan malam sudah terhidang di atas dipan-dipan kasih
Rinduku ini bukan kepalang
Ingin rasanya segera jengkap
Kita berdua beradu dalam peraduan saling menghadap
Kuingin kau segera menetap
Segeralah datang
Lalu kita bergandengan sepanjang malam
Torehan tinta merah muda sudah tertuang dari canting
Siap mengisi hati kosong
Ah,
Aku ini menunggu siapa
Jodoh saja belum nampak batang hidungnya
Aku tak ingin membangkang
Pada Tuhanku
Cukuplah angin malam saja yang menemani
Nanti ku jemput kau di seluasnya ilalang
Bersama kaki jenjangmu aku siap melangkah
Tentu,
Dengan menikah dulu ya, Sayang
Kali ini curi-curi dulu bayang-bayangmu
Dalam kegelapan
Mungkin nanti
Sehari dua hari
Atau tahun depan
Kita berjumpa
Dan menjadi lengkap
Semarang, 19 September 2021
Komentar
Posting Komentar