Kubawa Tinggi-tinggi
Kata orang memgejar sesuatu itu melelahkan
Cinta yang notabenenya menyenangkan pun sesekali bisa memuakkan
Lantas bagaimana dengan suatu impian
Benarkan sama melelahkan?
Atau justru membahagiakan?
Setiap hari ku pandangi wajah itu didepan cermin
Berharap suatu saat akan seperti Austin
Seindah itukah halusinasi yang main-main
Apakah kemungkinanku sangat kecil untuk bisa seperti dia?
Nampaknya aku tengah amnesia
Tapi tak apa, nyatanya aku bahagia
Walaupuan itu hanya sebuah angan belaka
Tak salah bila ingin bermimpi
Bermimpi bak candu sebuah aromaterapi
Lantas siapa yang mau mengakhiri
Lebih baik ku bawa saja mimpi ini tinggi-tinggi
Agar tak ada lagi yang bisa kuratapi dibawah sini
Komentar
Posting Komentar