Peliknya Kehidupan Aster

Akhir-akhir ini aku dibanjiri dengan minat membaca novel metropop. Sebetulnya buku ini sudah aku baca, baru setelah itu membaca Once Upon a Time in St. Petersburg. Menjadi awal mula kenapa aku menyukai genre metropop.

"Wah, rupanya dari kisah cinta seorang dewasa, banyak pelajaran yang bisa diambil, ya."


Blurb

Cinta mereka yang bersemi sejak SMA begitu murni.
Namun alam seolah berkolusi memisahkan mereka. Petaka dan cobaan silih berganti menerjang.
Sahabat yang senantiasa dibela dari perundungan sejak SMA membuat malam pesta bujangannya berubah menjadi malapetaka.
Pelarian, pengkhianatan bahkan kecelakaan dan pembunuhan meronai kisah cinta mereka. Namun sedahsyat apa pun goncangan, cinta mereka tetap tegak sekokoh Menara Eiffel.
"Rasanya aku tidak bisa membawamu ke depan Menara Eiffel untuk memberbarui sumpah kita, Sayang."
"Tak perlu ada yang disesali. Karena setiap kali kita bertemu, itulah Menara Eiffel kita."


Identitas Buku

Judul buku: Kereta Api Terakhir dari Paris
Penerbit: Gramedia
Penulis: Mira W
Tebal: 323 hal.
Baca di iJogja


Kutipan Favorit

"Cinta tidak berakhir di pernikahan. Pernikahan justru menyempurnakan cinta." (hal. 75)

"Aku belahan jiwamu," Aster berbisik lembut. "Ke mana pun aku pergi, kamu pasti akan menemukanku." (hal. 190)


Kilas Balik

Ada dua orang sahabat, bernama Andika dan Arif. Arif menjadi sosok yang kurang beruntung karena harus di bully di sana sini dan hanya Andika lah yang biasanya mau membantu ketidak berdayaan Arif menjaga dirinya sendiri.

Hal tak terduga terjadi. Tragedi yang menimpa Aster hingga harus kehilangan calon suaminya pada H-seminggu pernikahan. Bagaimana bisa seorang Andika tiba-tiba dijatuhi hukuman sebagai seorang pembunuh.

Hingga akhirnya membuat Arif yang ditengah kisah nasibnya berubah, secara mendadak diamanahi Andika untuk menikahi Aster dan bertanggung jawab atas bayi yang dikandungnya.

Apa kah pilihan Andika tepat? Untuk menjadikan Arif seorang suami untuk pujaan hatinya. Bagaimana dengan Andika? Sudah tidak cinta kah dengan Aster?

Kepoin bukunya, yuk. Kupas alasan-alasan dibalik Andika menyerahkan Aster kepada Arif, dengan alur maju mundur. Berlatar setting sekitaran kota Paris, Amsterdam, Jakarta. Juga di atas kereta api.


.....

Satu garis besar yang aku berhasil tangkap setelah membaca buku ini adalah, "Kalau jodoh nggak akan kemana. Rejeki tuh ga akan tertukar. Mau gimana prosesnya kalau rejeki ya rejeki. Nggak peduli udah pernah jadi pasangan siapa, kalau takdir jodohnya sama kita, ya muaranya akan ke kita juga."

Kenapa menarik? Ternyata pas banget sama tema kajian yang minggu lalu aku hadiri. Perihal jodoh dan rejeki. "Jodohku Bukan Jodohmu." Kek berasa melihat contoh langsungnya gitu.

Kisah ini tentang, bisa dibilang cinta segita. Rumit sih, karena dua laki-laki cinta sama satu perempuan yang sama. Tapi laki-laki yang satu cintanya tidak terbalas. Semacam cinta dalam diam. Jadi yang perempuan gatau kalau si B ini suka sama dia. Tapi mereka deket, sering interaksi.

Ya pokoknya melibatkan tiga tokoh utama. Dibalik romansa itu, novel ini dibalut juga dengan peristiwa bullying. Bagaimana trauma bullying itu menjadikan sosok anak lugu, baik hati, berubah jadi singa :)


.....

Konfliknya lumayan ehemm. Cukup nguras emosi. Sedih sih, tapi banyak emosinya. Gregetan. Pengen maki-maki tokoh utama. Serius deh, konfliknya drama banget. Ada aja ujiannya.


Masalah mereka mengangkat isu sosial yang tajam. Tentang sulitnya perekonomian keluarga, kekerasan dalam rumah tangga, konflik sosial. Gemes sekali rasanya. Menikmati tingkah Arif yang tidak ada habis-habisnya.

Tapi dibalik konflik yang lebih ruwet daripada buku di ulasan sebelah, ending film ini tidak bisa ditebak. Sukses bikin terkaget-kaget dan banjir air mata. Endingnya sweet sekali.

Ini cocok sih bagi pecinta genre metropop. Bahasanya ringan, konfliknya nggak menye-menye, tapi tetep nikmat dibaca. Tapi tetep pro dan kontra, ya. Ulasan tentang buku ini beragam sekali.


Personal rate 2.7/5

Komentar

  1. Aku lupa pernah baca ini atau belum. I definitely will re read the novel. Thank you Kak

    BalasHapus
  2. Banyak konflik jadinya bikin emosi jiwa ya kak. Penasaran sama alasan Andika menyerahkan Aster kepada Arif kenapa ya? Huhu.

    BalasHapus
  3. Wah paling suka kalau akhir kisahnya ga ketebak. Jadi pengen baca.

    BalasHapus
  4. Menarik nih kayaknya. Metropop pula genrenya, ali suka hohoho
    Nice review ✨

    BalasHapus
  5. metropop emang menarik ya kak...

    BalasHapus
  6. Mira W. emang kalau nulis selalu bikin pembaca pengen namatin langsung ceritanya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Diri Kita Seorang Introvert?

Untuk Kalian

Teringat Kembali