Perbedaan Self Improvement dan Self Development

Beberapa waktu lalu aku sempat berbagi rekomendasi buku self improvement. Masih ingat? Tapi ternyata di beberapa kalangan, ada juga orang-orang yang gemar dengan buku self development.

Aku sendiri pun belum khatam mengenai apa itu buku self development. Setelah kemarin melihat rekomendasi dari teman, "Loh, ternyata bukan cuma self improvement, ya? " Lalu berangkat dari postingan teman, aku kembali mengulik jenis-jenis buku yang belum familiar. Salah satunya buku self development ini.

Ada yang sama denganku? Yuk, kita belajar sama-sama tentang apa itu buku self development dan apa perbedaannya dengan buku self improvement.


Pengertian Self Improvement
Sebelum masuk pada pembahasan apa itu self development, kita ingat-ingat dulu apa itu self improvement. Ada yang masih ingat? Atau jangan-jangan belum tau juga, nih?

Jadi, self improvement adalah usaha atau upaya seseorang dalam mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan kepribadian. Bertujuan ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Kaitannya erat sekali dengan keinginan untuk memperoleh peningkatan kualitas hidup.


Contoh Self Imporevment
Biasanya dalam buku-buku self improvement, studi kasus atau contoh yang diangkat berkisar pada hal-hal berikut.
  1. Bagaimana cara memperbaiki kualitas tidur
  2. Bagaimana menjadi pribadi yang teratur dengan mempelajari pentingnya membuat perencanaan dan set to do list
  3. Bagaimana menjadi orang yang mudah memaafkan dan berdamai dengan diri sendiri
  4. Bagaimana kiat untuk menyukai kegiatan membaca
Dari contoh yang ada, sudah jelas, ya. Apa itu self improvevment. Selanjutnya masuk ke point pembahasan apa itu self development. Siap?


Pengertian Self Development
Arti harafiah antara self improvement dan self development sebenarnya sama-sama berarti pengembangan diri. Tapi dalam self development, yang dikembangkan sudah bukan dari kebiasaan kurang baik, menuju kebiasaan baik. Melainkan berfokus pada upaya untuk mengembangkan kesadaran diri, potensi, bakat, kemauan, dan keterampilan.

Self development menjadi kunci dalam mengembangkan kualitas diri. Mengembangkannya pun sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Misalnya saja ada yang melakukan self developement untuk mengambangkan karir, pekerjaan, jabatan, dll.


Contoh Self Development
  1. Menumbuhkan rasa percaya diri atas potensi yang dimiliki
  2. Membangun kesadaran diri akan tujuan hidup
  3. Memperbaiki pola produktif sehari-hari
  4. Mengenal diri
  5. Bagaimana cara membawa diri dan bersosialisasi
Nah, dari penjelasan di atas, rupanya terlihat perbedaan antara self improvement dan self development. Jika self improvement berkaitan dengan memperbaiki diri, maka self development berupaya untuk mengembang hal baik yang sudah dibangun agar lebih berdampak untuk diri sendiri dan sekitar.


Manfaat Self Development

1. Menambah Kepercayaan Diri
Seperti yang disinggung di atas, self development merupakan proses lanjutan setelah diri berhasil tuntas dari kebiasaan buruk, dll. Sehingga ketika hal-hal buruk sudah tuntas dan dihiasi dengan kebiasaan baik, maka secara tidak langsung pribadi pun menjadi positif dan lebih percaya diri.

2. Membuka Peluang Baru
Sejatinya pengembangan diri merupakan proses untuk mengembangkan potensi dalam diri. Memahami kemauan diri, mengenali diri sendiri, meningkatkan keterampilan, dll. Jadi selama berjalannya waktu, diri sudah siap menerima setiap peluang yang ada. Karena dari awal sudah dibangun dan dikembangkan.
Berbeda halnya dengan orang-orang yang belum memahami tentang pengembangan diri, maka bisa jadi ketika peluang datang, dirinya masih belum siap dan belum memliki bekal.

3. Membuat Diri dalam Versi Terbaik
Self development menjadikan seseorang meraih versi terbaiknya. Dilihat dari segala usaha untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan diri. Hingga akhirnya bisa menjadi the best version of yourself.


Wah, ternyata walaupun keduanya memiliki arti yang sama, secara kedalaman memiliki maksud yang berbeda, ya. Kalian sudah tau ingin mengembangkan apa dalam diri?

Sebelum masuk ke proses pengembangan diri, jangan lupa tuntaskan PR dulu, ya. Terkait self improvement. Bangun dulu kebiasaan-kebiasaan baik, setelah itu dilanjut dengan aktif menggali potensi diri dan mengembangkannya.

Komentar

  1. Saatnya merenungkan jawaban hehe, mksh sharingnya kak

    BalasHapus
  2. Kalo aku suka melihat self development itu lebih ke pengembangan skill. Kalau self improvement itu ke positive habits. Jadi memang beda, walaupun selintas terlihat mirip. Terima kasih Kak

    BalasHapus
  3. Wah aku malah gak ngeh kalau keduanya berbeda. Terima kasih atas sharing ilmunya.

    BalasHapus
  4. Aku juga lagi suka baca buku self development nih kak. Jadi lebih mengenal diri sendiri aja. Tahu apa yg harus dikembangkan.

    BalasHapus
  5. Nice info kak ✨✨ Aku baru paham beda keduanya

    BalasHapus
  6. wah ternyata beda, huhuhu baru tau padahal secara makna serupa ya. makasih infonya kak

    BalasHapus
  7. Setuju sama pernyataan di penutup. Kita memang harus membangun dulu kebiasaan-kebiasaan baik yakan kak, setelah itu baru dilanjut dengan menggali potensi diri...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Diri Kita Seorang Introvert?

Untuk Kalian

Teringat Kembali