Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

Membangun Hubungan yang Sehat

Gambar
Siut-siut angin dan teriknya matahari ikut meramaikan suasana pagi itu. Pelataran halaman sekolah sudah dihiasi bentangan karpet lipat berwarna abu-abu berlis merah. Juga botol minum warna-warni yang berjajar rapih ditepian karpet. Melambai-lambai minta diseruput. Sedang di ujung sana, anak-anak sedang berbaris manis di depan kelas masing-masing. Rambut kuncir kuda dengan karet berwarna pink, senada dengan sepatu yang dipakai. Seorang Agnes, tengah sibuk mengatur barisan teman-temannya. Tersorot dari mata Dila, yang berjalan dari arah berlawanan. “Ra, lihat, deh. Dila gaya banget. Baru sekali ditunjuk Bu Nina untuk pimpin barisan, jadi sok ngatur gitu.” “Itukan memang tugas seorang pemimpin, Dil. Apanya yang salah? Udah syukur Agnes mau menggantikan Iman,” balas Ara, dengan nada pembelaan. “Bener, sih. Nggak ada yang salah. Tapi ini, lho. Kok sombong gitu. Sok banget tingkahnya. Kayak orang paling penting sedunia aja,” bantah Dila. “Mulutmu, Dil! Kamu, kan, nggak tau apa niat Agnes di ...

Merasa Malas, Salahkah?

Gambar
Tidak memungkiri, ya. Namanya manusia lagaknya seringsekali dihantui dengan rasa malas. Entah karena badan yang loyo sehabis mengejarkan banyak hal, atau bawaan mood di hari itu yang lagi tidak bisa diajak bergerak. Pokoknya, sering, aja, merasakan godaan berleha-leha. Yakan? Atau bisa jadi ketika pagi hari sudah bersemangat melakukan ini dan itu, eh, siang harinya malah disibukkan dengan gadget. Sibuk menuruti ajakan orang-orang untuk menghabiskan waktu. Yang menjadikan rencana harian terbengkalai, lalu akhirnya malas mengerjakan. Salah siapa coba? Tapi selain malas yang disebabkan oleh habisnya energi dan distraksi sekitar, rupanya penyebab terbesar rasa malas karena hilangnya motivasi diri. Tidak ada dorongan untuk mengejarkan sesuatu. Akhirnya terlena dan berakhir, “goleran.” “Mau apalagi, saya. Nggak ada yang bisa dikerjakan. Nggak mendesak, juga. Nggak penting, ah.” Dan wording serupa lainnya. Duh, sayang sekali bukan. Waktu harus terbuang percuma hanya karena kurangnya kemampuan...

Ikan Saja Tidur

Gambar
Tidur menjadi kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa ditinggalkan. Layaknya manusia membutuhkan makan dan minum. Tapi ternyata tak jarang juga, ada orang-orang yang mengalami kesulitan tidur. Insomnia adalah sebuah kondisi dimana seseorang tidak bisa memenuhi kebutuhan tidurnya. Terbagi kedalam tiga macam, yakni tidak bisa memulai untuk tidur, tidak bisa mempertahankan tidur atau selalu dalam keadaan terjaga, dan kondisi dimana seseorang suka terbangun dini hari tetapi tidak bisa melanjutkan tidur. (Potter, 2008) Penyebab Insomnia Bila menurut Rafknowledge (2010), ada beberapa hal yang menyebabka seseorang insomnia. Diantaranya yakni: Stres: memikirkan hal-hal yang sedang dihadapi. Terbuai dengan otaknya sendiri dan menghambat otak untuk berhenti bekerja. Depresi: selain menyebabkan insomnia, depresi juga menyebabkan seseorang untuk tidur sepanjang waktu. Karena ingin lepas dari hal-hal yang sedang dihadapi. Depresi bisa menyebabkan insomnia, dan insomnia menyebabkan depresi Orang den...

Romansa Ariel yang Penuh Haru

Gambar
Source from: www.etonline.com Siapa, sih, yang tidak tau tokoh Ariel? Kayaknya tidak ada perempuan yang tidak kenal dengan Ariel. Secara pada zaman itu Disney Princess sangat unggul daripada animasi lainnya. Khususnya dikalangan perempuan, nih. Aku ingat sekali. Dulu berlangganan majalah Bobo, sewaktu ke toko tergiur dengan majalah anak yang full gambarnya pakai Disney Princess. Semenggiurkan itu, haha. Sampai punya pernak-pernik yang berbau Princess.  Kala itu, walaupun gemar dengan Disney Princess, aku tidak pernah tertarik dengan Ariel. Entah mengapa. Pokoknya sedari awal suka sama Aurora. Selain warna kesukaan kita sama, pink, haha. Tapi nih, tiba-tiba banget hari ini nonton live action The Little Mermaid. Tidak pernah terpikirnya mau nonton ini. Dengan berita yang sempat viral gara-gara tokoh utamanya berkulit hitam, pun, aku biasa saja. Perkara rombongan, akhirnya nonton Ariel. Dan surprisenya, rupanya menarik juga. Kalian sudah nonton The Little Mermaid? Kalau belum, se...

Cinta Sejati

Gambar
Source from: imdb.com Spoiler Allert!! Pada dasarnya aku memang penikmat semua film, maupun series. Termasuk anime juga donghua. Tapi perihal film mandari, rasanya kok, hmm sekali, yah. Hanya beberapa judul yang bisa menarik hati dan bisa kutamatkan. Rata-rata dari mereka, yang berhasil mencuri cinta pada pandangan pertama, berakhir menjadi drama yang bikin sulit move on. Misalnya saja drama China yang berjudul “Love Between Fairy and Devil.” Ini menjadi ulasan keduaku setelah drama Korea My Mystic Pop Up Bar. Mungkin hasilnya pun, tidak akan jauh beda, ya. Wkwk Bisa jadi tidak akan memuaskan pembaca yang mencari seluk beluk bagaimana series tersebut digarap. Karena di sini aku ingin membagikan saja, apa perasaanku ketika menonton drama ini. Dan hal-hal terkaitnya.   Sebuah pelajaran yang aku dapat dari drama ini, adalah. Cinta Tidak Memandang Tempat Source from: bacaterus.com Bisa jadi, yang awalnya tidak menaruh hati, tidak terpikirkan sama sekali, tau-tau jodohnya sama dia....

Kenapa JSR?

Gambar
Source from: bogor.tribunnews.com Edited in canva.com Sebelumnya aku sudah menulis sedikit kisahku ketika menerapkan metode JSR. Tapi, apakah semua dari kita sudah mengenal baik apa itu JSR dan siapa yang mencetuskan? Nah, maka di kesempatan kali ini izinkan aku untuk sedikit berbagi informasi mengenai latar belakang Jurus Sehat Rasulullah (JSR) cetusan Dr. Zaidul Akbar. Dr. Zaidul Akbar sendiri adalah seorang alim, juga seorang dokter yang kehadirannya membawa segudang resep khas Rasulullah. Kembali menghidupkan kecintaan kepada Rasullah, dengan membagikan pola dan gaya hidup yang biasa dilakukan beliau Saw. sehari-hari. Berbekal resep yang dikulik dari sumber Quran dan hadits, jadilah sebuah Jurus Sehat Ala Rasulullah. Yang melekat pada nama Dr. Zaidul Akbar. Dimana ada Dr. Zaidul, di situ pasti ada JSR. Lantas, bagaimana sih, konsep JSR itu? Sebetulnya nih, resep-resep yang Dr. Zaidul bagikan atau tips menjaga kesehatan ala Rasulullah ini sudah ada sejak jaman dahulu, lho. Diken...

Rahasia Sehatnya Anak Millenial

Gambar
Sudah lama sekali rasanya, sejak terakhir kali sarapan hanya memakan buah, dan ubi-ubian. Yang bisa kutaksir, mungkin tiga tahun ke belakang. Tepatnya, yang aku ingat betul, aku mulai mengikuti pola sehatnya Dr. Zaidul Akbar sewaktu kelas dua SMK. Kala masa-masa kesibukan magang disebuah instansi pemerintahan. Waktu itu aku kenal dengan Jurus Sehat Rasulullah milik Dr. Zaidul Akbar dari salah seorang pegiat dakwah yang aku iikuti di sosial media. “Kayaknya menarik, nih.” batinku kala itu. Karena dari setiap postingan instastory-nya, kesemua itu berisi bahan-bahan makanan yang aku jarang pakai. Semisalnya membuat minuman rimpang, pakai sereh, chiaseeds, ada juga minyak zaitun, dll. “Seru juga, ya. Minumannya bikin sendiri. Pengen coba, ah.” Berangkat dari tergiur oleh postingan orang, akhirnya aku mengikuti akun sosial media Dr. Zaidul Akbar dan mulai mendalami JSR. Kukulik satu persatu resep, kutentukan mana yang paling cocok untuk kuikuti dan sesuai kebutuhan tubuh, dan akhirnya mulai...

Pengalaman Pertama

Gambar
Cerita KKL ku yang kemarin akan berlanjut di hari ini, hehe. Jadi, healing berkedok KKL itu, ditutup dengan ziarah makan Sunan Nyamplungan. Sebuah pengalama pertamaku berziarah makam para wali Allah. Masuk pelataran makam, sambil membatin, “Oh, jadi begini kalau ziarah makam.” Kelurgaku memang bukan keluarga yang agamis. Hanya nenek yang sesekali suka ziarah ke makam wali. Jadi bisa dibilang aku tidak terlalu kenal dengan “ziarah makam.” Setelah berjalanan hari kedua yang luar biasa. Turun dari kapal Pelni samapi Pelabuhan pukul setengah 06.00 pagi, lalu berangkat kembali pukul 09.00 ke titik snorkeling, dll. Yang jika di total satu hari itu selama hampir 10 jam di atas kapal. Setelah hari sebelumnya terayun-ayun ombak selama 5 jam. Terbayangkan? Pagi harinya langsung beraktivitas kembali pukul 08.00 hingga pukul 12.00 ke Bukit Cinta, dan Sunan Nyamplungan. Akhirnya merasakan perjalanan darat setelah sekian jam bertarung dengan ombak. Walau sama-sam harus merelah diri disengat matahari...

Aku Ingin Mengenal

Gambar
Siapa, sih, yang tidak tahu dengan seorang Dee Lestari. Atau nama lahirnya Dewi Lestari Simangunsong. Yang lahir pada tanggal 20 Januari 1976. Seorang penulis dan penyanyi asal Indonesia. Dee merupakan anak nomor empat dari lima bersaudara. Lahir dari pasangan Yohan Simangunsong dan Tiurlan br Siagaian. Rupanya pun darah seni Dee ini mengalir dari orang tuanya. Karena dalam keluarga, tak hanya Dee saja yang mencintai seni, melainkan juga ketiga saudaranya pun aktif di bidang seni. Misalnya saja sang kakak, Key Mangunsong, seorang sutradara dan penulis skenario. Kakak perempuan keduanya, Imelda, adalah seorang pianis dan penyanyi Jazz. Lalu adik perempuan Dee, Arina Ephipania, juga seorang penyanyi grup musik Mocca. Tak heran, ya, bagaimana seorang Dee bisa menjadi penulis. Karena lingkup keluarnya pun kebanyakan pecinta seni. Tapi sebelum menjadi Dee yang sekarang, perjuangannya tidak sepele. Sebelum masuk ke dalam dunia kepenulisan, Dee lebih dahulu tertarik dengan dunia musik. Ayahny...

Kenapa Harus Sombong?

Gambar
Dimulai dari hari kemarin, Universitasku, khususnya jurusan Manajamen Dakwah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan. KKL dilaksanakana di Pulau Karimun Jawa. Menggunakan jalur laut, yang jarak tempuhnya kira-kira lima setengah jam. Menggunakan kapal Pelni, yang mau tidak mau memaksa kami untuk mandiri membawa barang-barang, termasuk koper besar. Keberangkatan kami pada malam hari pukul 23.00. Sudah dalam kondisi lelah yang didahului menunggu waktu keberangkatan sejak pukul 19.00. Begitu masuk kapal, sudah dengan sisa-sisa tenaga. Perut kosong. Terpaan angin malam yang dinginnya tak terkira. Menjadi penyebab tak sedikitnya dari kami mengalami mabuk laut. Sholat shubuh pun dilakukan dengan persaan campur aduk, badan kurang fit, perut mual-mual, kepala pusing. Tapi syukur Alhamdulillah di waktu labuh kami bisa kembali ceria menyambut matahari terbit dan satu dua lumba-lumba yang menampakkan diri. Perjalanan laut pun kembali diteruskan dengan berganti kapal yang lebih kecil. Menuju lo...

Organisasi Kampus yang Penuh dengan Nepotisme

Gambar
Sebagai mahasiswa pasti sudah akrab sekali dengan yang namanya nepotisme dalam suatu organisasi di kampus. Praktek nepotisme dalam organisasi kampus sungguh meresahkan bagi orang yang sadar dan masih mempunyai pikiran. Terkadang praktek nepotisme dalam organisasi di Kampus juga dilakukan secara terang-terangan. Walaupun saya tidak pernah menyaksiakan secara langsung tapi teman saya ada yang bercerita kepada saya, bahwa dia ditawari jabatan penting untuk suatu organisasi. Tanpa melalui rangkaian rekrutmen yang seharusnya dilakukan. Ia memang cukup aktif di beberapa organisasi dan orangnya memang pandai mengolah kata dan selalu aktif menyuarakan pendapatnya. Mungkin bagi kebayanyakan orang hal tersebut terlihat biasa dan sangat wajar dilakukan. Padahal dibalik itu semua terdapat sebuah dampak negatif didalamnya seperti Ketidakadilan dalam seleksi masuk dalam sebuah organisasi, penurunan reputasi, dan dapat menimbulkan ketidakpuasan bagi mahasiswa yang tidak terlibat dalam jaringan nepoti...

My Playlist

Gambar
Kalian gaya belajarnya apa, nih? Kalau aku Visual-Audotiry. Jadi harus banget kalau belajar merhatiin wajah guru yang lagi jelasin, begitupun kalau lagi interaksi sama orang. Terus, anaknya kudu fokus juga sama suara. Makanya bisa betah kalau dengerin orang bicara lama-lama. Dibalik gaya belajar yang visual dan auditori itu, bikin aku jadi orang yang tertarik sama hal-hal cantik. Misalnya, suka sama karya seni, kalau nonton film suka terkagum-kagum sama setting latarnya atau teknik pengambilan gambar, misalnya baca buku pun, yang dilihat covernya dulu, haha. Perihal auditori juga membawa pengaruh yang cukup besar ke dalam keseharianku. Anaknya jadi penikmat musik banget. Apapun musiknya bakal dibabat. Entah klasik, pop, RnB, jazz, semualah pokoknya. Kalau dangdut sama keroncong, pilih-pilih, sih wkwk. Nah, aku pengen berbagi playlist songs yang aku lagi suka dengerin akhir-akhir ini. Entah buat temen nugas, atau pas pengen denger musik. Biasanya sih malam, jadi buat hawa-hawa sendu dan...

Apa Yang Membuat Kita Bahagia?

Gambar
Sekarang ini rasa-rasanya setiap orang memberi tekanan tersendiri, juga menaruh ekepektasi tinggi kepada kita. Entah “minta” dibahagiakan, minta dimengerti, minta diperhatikan. Lalu, bila tidak ada respon apa-apa dari kita, menilai kalau kita ini kurang cakap. Bukan good people. Padahal, nih. Kebahagiaan diri yang datangnya dari perhatian orang lain atau apapun itu, harusnya menjadi tanggung jawab diri sendiri, lho. Tidak dibebankan kepada orang lain. Diri sendirilah yang berhak mengatur ritme kerja hati supaya bisa merasa bahagia “setiap waktu”. Bukan malah menyalahkan orang lain yang tidak bisa membuat kita bahagia. Menurutku perilaku orang lain kepada kita adalah sebuah bonus. Kalau rupanya dibalas dengan perlakuan yang baik atau bahkan lebih, ya, Alhamdulillah. Kalau tidak pun tidak apa-apa. Jadi jangan menaruh ekspektasi berlebihan, supaya jatuhnya tidak sakit. Dan tidak memperparah keadaan “tidak bahagiamu.” Jadi semisalnya sudah memegang kontrol atas diri sendiri, sudah tak ada...

Pentingnya Meluruskan Niat

Gambar
Setelah sekian lama, aku ini yang alasannya sok sibuk, akhirnya bisa juga datang ke pengajian. Kadang suka mikir, sudah berbuat dosa sebanyak apa, sih, kok datang ke pengajian aja di bikin enggan sama Allah. Pernah mikir yang serupa, kah? Mungkin kali ini pengen ngobrol-ngobrol santai aja, seputar insight apa yang aku dapat selama kajian. Karena pembahasannya bersumber dari catatan atau rangkumanku ketika pengajian, jadi mungkin pembahasannya tidak akan dalam, ya. Tapi semoga bisa bermanfaat dan jadi pengingat untuk kita. Hari itu, menjadi hari pembukaan dimulainya majelis taklim yang diselenggarakan oleh pihak kampusku. Di pengajian lain (yang pada umumnya) biasanya langsung diberi materi, tanpa babibu. Tapi yang kali ini berbeda. Kegiatan diawali dengan pembacaan maulid. Lalu Syarifah Sania pun, bilang yang kurang lebihnya seperti ini, “Karena hari ini hari pertama, maka saya tidak akan masuk ke dalam pembahasan. Melainkan ingin mengenalkan dahulu siapa pengarang kitab yang akan kita...