Postingan

Dibalik Kisahnya Mengenang Ibu

Gambar
Film keluaran terbaru dari Netflix yang trillernya sudah bikin rame dimana-mana. Terurama tentang mencoloknya konsep yang diusung. Penyatuan “budaya” Amerika dengan Korea. Menarik, ya, dimana biasanya harus diisi dengan soundtarck english song, di Xo, Kitty playlist yang terpuat kebanyakan musik K-pop. Termasuk di dalamnya ada beberapa lagu Blakpink dan StrayKids yang diputar. Sebelum memutuskan untuk menonton ini, aku sudah menyempatkan untuk mengintip sedikit mengintip ulaan teman-teman di Twitter. Dan rupanya banyak yang “tidak suka” dengan series ini. Kenapa? Yuk, coba kita uraikan di bawah. Sinopsis Bagi yang tidak tahu, Xo, Kitty merupakan serial spin off dari trilogi film To All The Boys yang memiliki genre komedi-romantis. Aku pun tidak menghiraukan komentar negatid netizen karena berdasarkan pengalamanku menonton trilogi film tersebut yang tidak mengecewakan. Bagi kalian yang tidak mengikuti triloginya, tetap bisa menikmati spin off, kok. Ceritanya bisa berdiri sendiri, dan ...

3 Rekomendasi Sad Movie

Gambar
Setelah kemarin merekomendasikan film romantis full happiness dan happy ending, kali ini gantian ingin merekomendasikan film yang endingnya bikin nyesek. Sama-sama tentang hubungan, tapi yang ini harus merasakan kehilangan. Peran utama dalam ketiga film yang aku rekomendasikan ini, diisi oleh seorang perempuan. Ada yang berkarakter aktif, penuh semangat, penuh motivasi, ada juga yang dalam keadaan kalut dan ingin bangkit dari keterpurukan. Ketiga-tiganya berhasil membuat nangis bombay dan sulit move on setelah setelah menonton. Terngiang-ngiang dengan kisah romansa mereka yang sayang sekali harus kandas dengan tragis. Penasaran, ya, apa saja filmnya? Yuk, langsung saja. Me Before You Source : imdb.com Sebuah film adaptasi novel karya Jojo Moyes, yang novelnya sudah laris duluan seantreo negeri. Termasuk menjadi salah satu english book yang digemari reader Indonesia. Sudah terbayang bagaimana bagusnya? Me Before You bercerita seorang perempuan bernama Louisa Clark. Sebagai seorang t...

3 Rekomendasi Film Romantis di Netflix

Gambar
Kali ini aku ingin menulis yang ringan-ringan saja. Setelah kemarin banyak berkutat dengan tips-tips dan sharing yang menghabiskan banyak energi, wkwk. Semoga bisa memenuhi keinginantahuanmu tentang film yang kuanggap menarik. Untukku sebagi seorang pecinta film, rasa-rasanya kurang afdol. Bila beberapa waktu lalu hanya baru mengulas sedikit film dan belum membagikan rekomendasi. Ada yang kurang, gitu. Jadi sekarang ingin membagikan beberapa rekomendasi film yang patut kalian nikmati. Nah sebelumnya, aku lebih tertarik kepada film-film barat, ya. Terutama keluaran Netflix. Jadi kemungkinan banyak rekomendasi yang aku bagikan berdasarkan film yang aku temukan di sana. Spesifiknya kisah romansa anak muda, atau dewasa awal yang konfliknya ringan, dan penuh komedi. 1. The Royal Treatment Source: id.wikipedia.org Sebuah kisah romansa antara seorang perempuan pemilik bisnis salon dengan seorang pangeran dari Istana di antah berantah sana. Bermula dari sambungan telepon yang salah masuk,...

Perlukah Side Hustle?

Gambar
Sebagai seorang mahasiswa, rasa-rasanya semakin dekat dengan masa sidang, semakin banyak tekanan, ya. Entah perasaan yang risau akan pekerjaan besok, finansial, atau tentang diri sendiri. Mulai timbul perasaan-perasaan tidak enak hati karena merepotkan orang tua untuk mencukupi ini itu. Menilik diri sendiri yang rasanya masih anak “sekolahan”, tapi usia sudah tua. Semakin menimbun kerisauan akan masa depan. Takut setelah lulus tidak langsung mendapatkan pekerjaan, takut membebani orang tua dengan biaya keperluan yang semakin menjadi-jadi, takut menjadi anak tidak mandiri, dll. Pernah merasakan kerisauan yang sama? Selamat, artinya kamu mulai menapaki usia 20-an. Lalu apa kaitannya dengan side hustle? Menurut indeed, side hustle adalah pekerjaan yang dimiliki seseorang disamping pekerjaan utamanya. Sebuah sumber pemasukan lain yang sengaja “digali” karena membutuhkan pemasukan lebih, atau sekedar mengembangkan hobi menghasilkan. Bila sekarang ini pekerjaan kita adalah seorang mahasiswa,...

Mengasah Kemampuan Public Speaking dengan Berdakwah

Gambar
Public speaking dinilai menjadi salah satu skill yang wajib dimiliki di era ini. Tak terkecuali pun mahasiwa Jurusan Manajemen Dakwah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Sebelum akhirnya terjun menjadi pendakwah profesional, kesemuanya harus melewati tahap PPL Mayor, yakni latihan berdakwah. Tak memungkiri sebuah skill, apapun itu, memanglah harus diasah. Sebelum akhirnya memiliki potensi melejit, seseorang harus menjaga konsistensinya dalam mengembangkan skill. Salah satunya yakni skill public speaking. Untuk menjadi pendakwah profesional, tidak serta merta seseorang langsung jago berbicara di depan audiens. Melainkan tentu saja untuk mencapai tahap itu, sudah memiliki jam terbang tinggi. Salah satunya diawali dengan berlatih berdakwah, yang menjadi agenda wajib bagi mahasiswa Semester 6 Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang ini. Layaknya seorang chef yang hendak membuka restoran, seorang da’I yang hendak berdakwah pun tentunya harus memiliki bekal keilmuan terlebih dah...

Membangun Hubungan yang Sehat

Gambar
Siut-siut angin dan teriknya matahari ikut meramaikan suasana pagi itu. Pelataran halaman sekolah sudah dihiasi bentangan karpet lipat berwarna abu-abu berlis merah. Juga botol minum warna-warni yang berjajar rapih ditepian karpet. Melambai-lambai minta diseruput. Sedang di ujung sana, anak-anak sedang berbaris manis di depan kelas masing-masing. Rambut kuncir kuda dengan karet berwarna pink, senada dengan sepatu yang dipakai. Seorang Agnes, tengah sibuk mengatur barisan teman-temannya. Tersorot dari mata Dila, yang berjalan dari arah berlawanan. “Ra, lihat, deh. Dila gaya banget. Baru sekali ditunjuk Bu Nina untuk pimpin barisan, jadi sok ngatur gitu.” “Itukan memang tugas seorang pemimpin, Dil. Apanya yang salah? Udah syukur Agnes mau menggantikan Iman,” balas Ara, dengan nada pembelaan. “Bener, sih. Nggak ada yang salah. Tapi ini, lho. Kok sombong gitu. Sok banget tingkahnya. Kayak orang paling penting sedunia aja,” bantah Dila. “Mulutmu, Dil! Kamu, kan, nggak tau apa niat Agnes di ...

Merasa Malas, Salahkah?

Gambar
Tidak memungkiri, ya. Namanya manusia lagaknya seringsekali dihantui dengan rasa malas. Entah karena badan yang loyo sehabis mengejarkan banyak hal, atau bawaan mood di hari itu yang lagi tidak bisa diajak bergerak. Pokoknya, sering, aja, merasakan godaan berleha-leha. Yakan? Atau bisa jadi ketika pagi hari sudah bersemangat melakukan ini dan itu, eh, siang harinya malah disibukkan dengan gadget. Sibuk menuruti ajakan orang-orang untuk menghabiskan waktu. Yang menjadikan rencana harian terbengkalai, lalu akhirnya malas mengerjakan. Salah siapa coba? Tapi selain malas yang disebabkan oleh habisnya energi dan distraksi sekitar, rupanya penyebab terbesar rasa malas karena hilangnya motivasi diri. Tidak ada dorongan untuk mengejarkan sesuatu. Akhirnya terlena dan berakhir, “goleran.” “Mau apalagi, saya. Nggak ada yang bisa dikerjakan. Nggak mendesak, juga. Nggak penting, ah.” Dan wording serupa lainnya. Duh, sayang sekali bukan. Waktu harus terbuang percuma hanya karena kurangnya kemampuan...